Dukung Pengembangan Ekonomi di Sumatera Selatan, Instansi/Lembaga Ini Dapat Penghargaan dari OJK

oleh

KRSumsel.com, Palembang – Bertempat di Ballroom Kantor OJK yang berada di Jl. Jend. Sudirman, Palembang. OJK Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan, Bangka dan Belitung menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Instansi/Lembaga yang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan daerah di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024.

Acara penyerahan piagam ini, dihadiri juga Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H., M.S.E, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Bangka dan Belitung Arifin Susanto, Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Rizky Perdana Gozali dan Stakeholder terkait.

Selain menyerahkan Piagam Penghargaan OJK Provinsi Sumatera Selatan, Bangka dan Belitung, juga melaunching Buku Saku “Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal” oleh PJ Gubernur Sumatera Selatan Elen Setiadi, S.H., M.S.E. bersama dengan Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Bangka dan Belitung Arifin Susanto.

Baca juga: Bawaslu Sumbar Siapkan Data Hadapi Sengketa Pilkada di MK

Adapun Instansi/Kementerian/ Lembaga yang menerima Penghargaan dan Apresiasi yaitu:

1. Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Provinsi Sumatera Selatan – (Kepala Balai – Bpk. Ir. Kostan Manalu), 2. Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan – (Kepala Dinas – Bpk. Ir H. Amiruddin, M.Si), 3. ⁠BPD Sumsel Babel, 4. ⁠Bank Mandiri – (Regional CEO PT Bank Mandiri Region II/Sumatera 2 – Bpk. Azahari Fikri), 5. ⁠BNI, 6. BRI – (Diwakili – Pak Yosef), 7. ⁠Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan – (PLT. Kepala Dinas – Ibu Henny Yulianti, S.IP, MM.), 8. ⁠Dinas Perindustrian Provinsi Sumatera Selatan – (Kepala Dinas – Ibu Dra. Hj. Neng Muhaibah. MM), 9. Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, 10. ⁠Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumsel.

Dalam kata sambutannya, Arifin Susanto selaku Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Bangka Belitung menyampaikan “Malam hari ini, kami ingin melaporkan dan merupakan yang ditunggu-tunggu sebenarnya karena Pak Gubernur dan kami di OJK dan Bank Indonesia memimpikan bahwa Sumatera Selatan merupakan penghasilan kopi terbesar Nasional selama 15 tahun, berdasarkan data dari BPS tetapi Sumsel punya Kopi, Lampung punya nama.” ujarnya. Rabu malam (18/12/24).

Dikatakannya, transaksi ekspor nya Lampung mencapai 14 Triliun, persis 4 kali lipatnya, PAD Sumsel dan berdasarkan tersebut kami berinisiasi dengan dinas-dinas yang ada dan berhasil mengembangkan satu ekosistem, melakukan pembahasan analisis.

“Pada malam hari ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada Instansi/Lembaga yang mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan daerah di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024.” pungkasnya. (edi)