KRSUMSEL.COM, Palembang – Diduga korsleting listrik, dua rumah dan dua bedeng semi permanen terbuat dari kayu terletak di Jalan Hamzah Kuncit RT 05 RW 01 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring, Palembang, ludes terbakar, Kamis (18/7), sekitar pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi yakni Rahmat Hidayat, dirinya pertama kali melihat asap dari rumah warga bernama Jaka.
“Saat itu saya sedang bekerja pak, tukang bangunan disebelah rumah korban Jaka. Lalu tiba-tiba melihat asap dari atas bubungan rumah Jaka,” ungkap Rahmat.
Usai mengetahui adanya asap tebal dan disertai api, Rahmat sponton dirinya pun berteriak ‘kebakaran’ sehingga membuat warga pun berhamburan keluar rumah.
“Karena angin yang kencang dan banyak rumah terbuat dari kayu. Api pun cepat menyambar rumah lain dan api cepat membesar,” katanya.
Tidak lama, meski warga sudah berjibaku memadamkan kobaran api. Api pun langsung menyambar rumah milik Darmawan dan 2 bedeng yang ditempati oleh Tina dan Syafei yang berdekatan dengan rumah korban Jaka.
“Warga sudah berjibaku pak memadamkan kobaran api. Tetapi api menyambar rumah warga milik Darmawan dan dua bedeng yang juga terbuat dari kayu, semi permanen,” bebernya.
Api pun berhasil dipadamkan setelah datang mobil petugas PBK dan 4 mobil Damkar, sekitar pukul 10.49 WIB.
Sedangkan, salah satu korban Tina ketika ditemui mengaku tidak ada barang-barang berharga yang bisa diselamatkan.
“Hanya baju di badan pak yang bisa diselamatkan. Dirinya berharap ada bantuan pemerintah yang bisa meringankan beban kami,” harapnya.
Sementara, Kapolsek SU I Palembang, Kompol Alex membenarkan adanya kebakaran tersebut. “Akibat peristiwa kebakaran ada dua rumah dan 2 bedeng warga di TKP hangus terbakar,” ungkapnya.
Lanjut Alex, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Saat ini kami telah memasang garis polisi. Dugaan sementara korsleting listrik berasal dari rumah korban Jaka. Namun hingga saat ini masih didalami oleh Labfor Polda Sumsel,” tutupnya.