PJ Muba juga mengatakan, bahwasanya Kabupaten Muba memiliki kondisi geografis. Daerah Muba dapat disimpulkan merupakan daerah rawa-rawa, sungai besar dan sungai kecil, wilayah Muba juga terdapat danau-danau kecil dan lebak-lebak.
“Untuk itu, saya atas nama pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Saya tahu ini bukan hal yang mudah. Dengan didapatkannya Sertifikat Eliminasi Malaria dari Pemerintah Pusat, bukan berarti upaya penanggulangan kasus malaria tidak diperhatikan lagi, namun justru predikat ini akan semakin meningkatkan sinergitas, kerjasama semua pihak untuk mempertahankan predikat ini sebagai Kabupaten bebas malaria,”ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah Mars menyampaikan, Kabupaten Muba memperoleh Sertifikat Eliminasi Malaria setelah dinyatakan lolos melalui penilaian oleh tim Assesment penilaian eliminasi malaria pusat. Untuk di Provinsi Sumatera Selatan terdapat dua Kabupaten yang mendapatkan Sertifikat Eliminasi Malaria yaitu,Kabupaten Muba dan Kabupaten Muratara
“Berdasarkan hasil penilaian oleh Tim Eliminasi Malaria Kemenkes pada tahun 2021. Alhamdulillah Muba dinyatakan lulus dan mendapatkan Sertifikat Eliminasi Malaria. Kami merasa terharu atas penghargaan ini, Karena mengatasi penyebaran malaria bukan hal yang mudah. Namun atas kerjasama yang telah dilakukan ini, menjadi hasil yang sangat luar biasa. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan dan juga support yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Muba,”tandasnya.(AS)