PSSI NTB Usulkan Pertandingan Liga 3 Disaksikan Penonton

oleh
Screenshot_2021-12-01-08-51-53-33_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Mori sendiri tidak menampik pada awalnya kick off Liga 3 pada 24 Nopember disaksikan 400 orang. Kemudian jumlah itu bertambah dua kali lipat pada pertandingan kedua yang digelar 26 Nopember 2021. Hal ini kemudian menjadi catatan sehingga menimbulkan pro dan kontra. Alhasil pertandingan diputuskan tidak boleh disaksikan oleh penonton, mengacu pada aturan PSSI Pusat.

“Oleh karena itu sesuai regulasi yang ada kita ikuti itu. Tetapi ada aspirasi kenapa saat World Superbike (WSBK) boleh ada penonton. Tapi itu (WSBK,red) tidak ada perjanjian makanya bisa. Kasus sepakbola ini berbeda karena sepakbola ini turunan aturannya dari atas ke bawah ada dan jelas. Dimulai dari liga 1,2 dan 3. Jadi kesepakatan ini berlaku secara nasional dan salah satu syarat digulirkan itu tidak boleh dihadiri tanpa penonton,” ucap Wakil Ketua DPRD NTB ini.

Lebih lanjut, Mori menyatakan bahwa yang boleh saat ini bisa hadir di stadion merupakan panitia pertandingan, pemain, official tim, perangkat pertandingan. Sementara diluar itu tidak diperbolehkan oleh aparat kepolisian.

“Mereka yang masuk dalam stadion ini sudah di vaksin dua kali dan memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tetapi kita tetap akan coba usaha dulu agar usulan 5 persen itu bisa dipenuhi. Makanya sambil kita minta, kita minta masyarakat bersabar,” katanya.

Diketahui kompetisi Liga 3 Rayon NTB diikuti 18 klub. Terbagi dalam dua zona Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Untuk Pulau Lombok dengan jumlah peserta 11 klub dan Pulau Sumbawa tujuh klub. Sedangkan, kick off dilakukan pada 24 November dan ditargetkan selesai pada 19 Desember 2021.(Anjas)