Dengan diresmikannya layanan modern ini, HD berharap masyarakat semakin dimudahkan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB).
” Dalam benak Saya sebenarnya sudah lama bertanya-tanya. Kapan kota lain selain Palembang punya tempat pelayanan pajak yang praktis. Sekarang terbukti, Lubuklinggau bisa mewujudkannya,” ujar HD.
Kehadiran Drive Thru Samsat ini menurut Herman Deru sekaligus menandakan bahwa Kota Lubuklinggau memang telah bergerak menjadi sebuah kota yang besar. Sehingga kehadirannya memang pas untuk memenuhi kebutuhan warganya yang semakin dinamis.
Pemprov Sumsel jelas HD jelas sangat mengapresiasi kehadiran Drive Thru Samsat ini. Terlebih pada Walikota Lubuklinggau yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung Drive Thru Samsat Kota Lubuklinggau dan menghibahkan tanah dan bangunan seluas 1.200 m2 untuk perluasan kantor tersebut.
Menurutnya peresmian gedung kantor Samsat Drive Thru Kota Lubuklinggau merupakan bentuk modernisasi pelayanan yang dapat memacu peningkatan penerimaan pajak daerah yang berdampak pada peningkatan PAD.
“Ini tentunya akan berdampak pada bagi hasil pajak untuk kabupaten/kota. Dimana pemerintah kabupaten/kota mendapatkan pembagian 30 persen sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah,” jelasnya.
Herman Deru mengakui bahwa pembentukan unit pelayanan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik terutama bagi wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Lubuklinggau. Oleh karena itu HD berharap Bupati dan Walikota lainnya di Sumsel dapat mengikuti langkah yang dilakukan oleh Walikota Lubuklinggau.
“Sekarang ini adalah Drive Thru Samsat satu-satunya di luar Kota Palembang. Saya harap kedepan nanti Drive Thru seperti ini juga hadir di setiap kabupaten/kota di Sumsel,” papar HD.
Dalam kesempatan itu HD juga mengingatkan agar petugas mengedepankan service yang maksimal kepada para wajib pajak. Sehingga wajib pajak mau memanfaatkan fasilitas ini dan timbul kesadaran untuk menjadi warga yang taat membayar pajak tepat waktu.
“Pajak yang saudara bayar itu dapat meningkatkan PAD. Dan itu digunakan untuk mendukung pembangunan di Sumsel termasuk infrastruktur jalan yang semakin mulus dua tahun terakhir di Sumsel,” jelasnya.
Adanya program ini lanjut HD memungkinkan masyarakat dan wajib pajak tidak oerlu rurun dari kendaraan untuk mendapatkan pelayanan dan hanya membutuhkan waktu 3 menit.